[KEJORA] Memadukan Paradigma atas dasar Kecintaan terhadap Psikologi melalui LGD

[KEJORA] Memadukan Paradigma atas dasar Kecintaan terhadap Psikologi melalui LGD

Memadukan Paradigma atas dasar Kecintaan terhadap Psikologi melalui LGD

Hallo teman-teman Psikologi! Beberapa waktu lalu Himpunan Mahasiswa Psikologi Fakultas Kedokteran UNS mengadakan LGD sebagai salah satu rangkaian dari open recruitment pengurus, masih ingat kan ya? Masih dong yaa ^^. LGD (Leaderless Group Discussion) yang diselenggarakan pada hari Jumat, tanggal 15 Desember 2017 tersebut membahas mengenai minimnya partisipasi aktif masyarakat psikologi dalam beberapa program kerja yang diadakan oleh HIMAPSI. Penasaran dengan hasil diskusi yang dilakukan oleh teman-teman? Simak rilis kami berikut ini!

Seperti yang telah diketahui bersama telah terlaksana beberapa program kerja HIMAPSI seperti ARCHETYPE, MUBES, BINGO,  SARASEHAN, dsb. Program kerja yang dilaksanakan oleh HIMAPSI memiliki tujuan untuk menyalurkan, mewadahi, serta mengembangkan potensi dan kebutuhan masyarakat psikologi.  Dalam keberjalanannya program-program tersebut terlaksana dengan lancar, tetapi beberapa pula memiliki evaluasi berupa minimnya keterlibatan masyarakat psikologi secara aktif. Partisipasi masyarakat psikologi yang seharusnya tinggi, mengingat program-program yang dilaksanakan merupakan sarana internalisasi, kaderisasi, dan pengembangan potensi mahasiswa psikologi, justru dalam kasusnya mengalami kekurangan partisipan. Beberapa hal yang mempengaruhi minimnya keterlibatan masyarakat psikologi, diantaranya yaitu banyaknya program kerja yang ada di HIMAPSI, kurang relevannya proker dengan kebutuhan dan keadaan anggota, serta perbedaan lingkungan psikologi saat ini (sebelumnya psikologi berda di kampus Mesen, kini pindah di kampus Kentingan), atau pun kesibukan yang dimiliki masing-masing anggota.

Menyadari pentingnya keterlibatan mayarakat psikologi dalam progam kerja HIMAPSI yang dalam keberjalanannya ternyata masih minim, maka diperlukan langkah konkret dari pengurus maupun anggota untuk bersama-sama melakukan gerakan dalam penyelesaian permasalahan tersebut. Berikut ini berbagai gagasan yang dirangkum dalam LGD seleksi pengurus HIMAPSI:

  1. Meningkatkan kesadaran diri untuk berkontribusi aktif

Kurangnya partisipasi mahasiswa psikologi tentu tidak dapat terlepas dari kesadaran diri masing-masing individu untuk berkontribusi aktif. Kesadaran untuk berkontribusi aktif ini dapat ditumbuhkan dengan adanya rasa kepemilikan dan kecintaan terhadap psikologi, di mana hal ini dapat dimulai sejak masa orientasi.

Poin penting lainnya adalah pengurus HIMAPSI sebagai penyedia dan pelaksana program kerja tentunya juga harus menumbuhkan rasa kesadaran diri untuk berkontribusi aktif dalam program kerja yang diadakan oleh HIMAPSI. Hal ini tentu saja sangat berguna agar para mahasiswa Psikologi lainnya yang merupakan anggota juga akan lebih menghargai dan antusias untuk berkontribusi aktif dalam program kerja yang diadakan.

 

  1. Optimalisasi publikasi dan sosialisasi

Publikasi dan sosialisasi terkait program kerja yang akan diselenggarakan merupakan hal penting untuk memperkenalkan kepada mahasiswa psikologi terkait program kerja tersebut. Di era yang serba canggih seperti saat ini publikasi dan sosialisasi dapat dilakukan melalui media sosial. Namun, publikasi dan sosialiasi secara langsung tetap tidak boleh dilupakan. Penggunaan mading sebagai wadah informasi perlu dioptimalkan kembali. Mading ini tidak hanya digunakan sebagai wadah informasi  bagi program kerja terdekat yang akan berlangsung, tetapi juga berisi timeline program kerja HIMAPSI. Hal tersebut diperlukan supaya mahasiswa psikologi dapat menyesuaikan jadwal mereka masing-masing dengan jadwal program kerja yang akan diselenggarakan.

Sosialisasi juga menjadi hal yang tak kalah penting untuk dilakukan. Sosialisasi secara personal atau mendatangi kelas demi kelas juga perlu dilakukan untuk meningkatkan antusias mahasiswa psikologi dalam mengikuti setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh HIMAPSI. Selain itu, dapat pula menggunakan cara-cara kekinian, seperti menggunakan twibbon  untuk suatu acara dan mengajak mahasiswa psikologi untuk menggunakannya. Tentu saja sosialisasi ini tidak hanya sekedar sosialisasi biasa seperti penyampaian informasi pada umumnya, namun sosialisasi ini dapat sekaligus merekatkan hubungan antara satu mahasiswa dengan mahasiswa lainnya. Hal terpenting lainnya dalam sosialisasi adalah tidak disosialisasikannya secara mendadak. Sosialisasi yang dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama sebelum acara memungkinkan untuk mendapatkan partisipan yang lebih banyak.

 

  1. Melakukan efektivitas program kerja

Banyaknya program kerja yang diselenggarakan oleh HIMAPSI terkadang membuat para mahasiswa kebingungan untuk memilih kegiatan mana yang akan diikuti, karena terkadang pula terdapat beberapa program kerja yang diadakan dalam satu waktu. Dan tak jarang pula program kerja yang diadakan tersebut memiliki tujuan yang sama. Namun, alangkah lebih baik bila program kerja yang memiliki tujuan sama bisa dijadikan satu atau dimerger menjadi sebuah program kerja yang besar dan menarik. Hal tersebut tentu akan menjadikan waktu dan tenaga lebih efektif.

Program kerja yang dimerger tersebut pun akan memberikan manfaat dimana berkurangnya kemungkinan program kerja yang diadakan bertabrakan satu sama lain. Dengan berkurangnya program kerja yang diadakan dalam satu hari yang sama, tentunya akan meningkatkan tingkat partisipasi dari mahasiswa psikologi untuk menghadiri program kerja tersebut. Koordinasi antar pengurus HIMAPSI dalam perencanaan program kerja yang dilakukan dengan matang sangat diperlukan dalam hal ini.

 

Terlaksananya LGD yang dilakukan pada tanggal 15 Desember 2017 lalu memberikan beberapa solusi yang tentunya bermanfaat untuk keberjalanan program kerja HIMAPSI kedepannya dan juga untuk meningkatkan rasa kekeluargaan antara anggota dan pengurus HIMAPSI. Terimakasih untuk mahasiswa Psikologi UNS yang telah berpartisipasi dalam LGD kali ini. Segala kritik, saran dan gagasan yang telah disampaikan tentunya tidak serta merta hanya menjadi cacatan harian saja, melainkan membawa gagasan tersebut dalam tindakan yang baik dan bermanfaat.

 

 

Salam hangat,

Komite Kajian Strategis dan Advokasi

HIMAPSI FK UNS 2018