[Psikologika] Bagaimana Orang dengan Skizofrenia (ODS) seharusnya diperlakukan?

Skizofenia? Apa itu skizofrenia? Sebagian orang dapat langsung memahami kata tersebut, tetapi sebagian lainnya mungkin tidak. Secara ilmiah, skizofrenia sebenarnya merupakan gangguan mental akut dimana penderita tidak mampu mengintegrasikan dirinya dengan dunia nyata. Skizofrenia juga disertai dengan waham/delusi dan halusinasi. Oleh karena kondisinya, ODS kurang dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti layaknya orang normal.

Jika sudah demikian, bagaimana anggota keluarga dengan ODS seharusnya memerlakukan ODS? Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Subandi, terdapat salah metode untuk memerlakukan seorang ODS, yaitu dengan cara ngemong. Ngemong merupakan salah satu budaya Jawa, dimana kata ini sering diasosiakan dengan cara merawat bayi/anak agar ia bisa merasa tentrem (tentram), nyaman, aman, terlindungi. Ternyata konsep ngemong bisa juga dilakukan pada ODS, yaitu dengan cara:
1. sikap menerima, toleran, dan tidak mencela kondisi ODS.
2. memerlakukan ODS dengan lemah lembut.
3. tidak terlalu banyak menuntut, karena kemampuannya berbeda dengan orang normal.
4. jika memungkinkan, keluarga sebaiknya memenuhi kebutuhan dari ODS itu sendiri.

Jadi ide pokok dari ngemong yang dapat diterapkan kepada ODS yaitu dengan menunjukkan sikap toleran dan penerimaan positif atas perilaku agresif dan impulsif ODS. Khususnya bagi keluarga ODS, konsep ngemong akan sangat baik sekali jika dapat diterapkan.

Nah, sekarang sudah paham bagaimana seharusnya menyikapi ODS?

Sumber:
Subandi. Ngemong: Dimensi Kelurga Pasien Psikotik di Jawa. Jurnal Psikologi Volume 35 No. 1, 62-79.

HIMAPSI SEJATI
” Selaras Berjuang Dalam Satu Hati “

————————-
Twitter: @psikologiuns
IG: @psikologi_uns
Line: @qos1543q
Web: himapsi.fk.uns.ac.id
Ask.fm: psikologiuns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *