[Psikologika] Kemiskinan dan Skizofrenia

♡ Commemorating SCHIZOPHRENIA AWARENESS WEEK (17-25 May 2017) ♡

“Apakah benar kemiskinan dapat menyebabkan skizofrenia dan gangguan mental lain?”

Banyak orang yang beranggapan bahwa orang yang miskin lebih rentan terhadap gangguan skizofrenia. Anggapan yang kurang tepat tersebut muncul karena kemiskinan berkaitan dengan rendahnya pendidikan orang tua, kesehatan fisik, terus pola asuh, gizi makan, dan lain lain. Hasil penelitian yang dilakukan John Read (2010) menunjukkan bahwa kemiskinan bukan merupakan faktor munculnya skizofrenia secara biologis.  Kemiskinan bukanlah faktor yang menyebabkan skizofrenia dan penyakit mental lain, tapi merupakan salah satu trigger yang dapat memperkuat dan memperburuk keadaan gangguan mental.

Beberapa significant risk factors gejala skizofrenia di antaranya kesehatan ibu, nutrisi dan stres selama kehamilan, disfungsi parenting, kekerasan pada masa kanak-kanak (physical atau emotional abuse), keterabaian, trauma, dan bentuk-bentuk diskriminasi lainnya.

Selain itu, treatment terhadap pasien juga dapat menjadi salah satu faktor. Orang yang berada, begitu gejala skizofrenia cenderung akan langsung diatasi dan dirawat dengan benar. Namun pada orang yang memiliki ekonomi rendah akan mengalami cukup kesulitan dalam mengatasi dan merawatnya, sehingga menjadi berlarut-larut dan butuh waktu lama untuk sembuh.

Saat ini, tenaga kesehatan khususnya psikolog dan ahli kedokteran jiwa berupaya untuk menaruh perhatian lebih terhadap faktor-faktor psikososial dari gangguan yang dialami oleh klien, peran farmakoterapi, dan yang terpenting dalam jangka panjangnya, adalah kebutuhan akan program prevensi primer.

Referensi: Read, John. 2010. Can Poverty Drive You Mad? ‘Schizophrenia’, Socio-Economic Status and the Case for Primary Prevention. Auckland: New Zealand Journal of Psychology, 39(2).

————————–

“It is incredibly important that people who have mental ilness are treated with dignity and respect.”

HIMAPSI SEJATI
” Selaras Berjuang Dalam Satu Hati ”
————————-
Twitter: @psikologiuns
IG: @psikologi_uns
Line: @qos1543q
Web: himapsi.fk.uns.ac.id
Ask.fm: psikologiuns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *